Feeds:
Posts
Comments

My Steel…..

Saya mungkin dikategorikan orang yang suka beberapa kali ganti handphone, …paling tidak…, itu ucapan seorang teman. Ya…, saya akui memang beberapa tahun belakangan ini sulit sekali mendapatkan handphone yang cocok dengan yang saya butuhkan sebagai pengguna aktif layanan provider. Untuk itulah saya memutuskan kalau yang dibutuhkan adalah bukan handphone yang terlalu pintar, tapi lebih ke nilai estetika dan praktisnya penggunaan handphoe tersebut…, dan dengan harga yang sesuai tentunya.

Beberapa hari yang lalu, saya ke BEC ( Bandung Elektronik Center ) untuk melihat2 mencari referensi dan inspirasi. Saya tertahan sejenak ketika melongok ke daftar harga di salah satu toko.., ya… Nokia 6303 Classic yang pernah saya cari tahu detilnya di sebuah situs. Dan saya pun minat untuk menanyakan apakah harga di daftar harga itu valid…, yaitu Rp. 1.085.000,- , dan ternyata….harga yang di cantumkan tersebut hanya di bandrol untuk yang warna hitam, sementara yang silver ( steel ) harganya lebih mahal yaitu Rp. 1.140.000,-. Cukup jauh memang selisihnya, tapi saya anggap itu wajar, krn memang yang silver lebih eksklusif dan elegan daripada yang hitam. Selain itu, untuk sebuah handphone yg terebalut casing stainless steel,  harga yang di banderol tersebut sangat bersaing dan terjangkau.

Tanpa pikir panjang, saya pun bergegas untuk membelinya, dan untungnya stok barang tinggal 1 unit…, hmmm….mungkin memang berjodoh dengan saya. Berikut adalah spesifikasinya :

Memang tidak salah saya memilih handphone ini, pas di genggaman, berat dan ukuran yang slim, dan stainless steel tentunya.

Setelah lama tidak posting… , mungkin di tahun 2010 ini saya pikir saat yg pas untuk posting kembali.

Anda tau Punclut..??, ya…ini nama salah satu daerah di utara Bandung.., di tempat ini anda akan disuguhkan pemandangan yang luar biasa menyegarkan mata. Dan yang tidak kalah nikmatnya adalah hidangan yang disajikan di pondok – pondok di Punclut adalah “nasi merah”, berikut dengan lauk pauknya. Bisa di katakan, saya sudah kecanduan untuk makan di Punclut, secara tidak terlalu jauh dari tempat tinggal saya di bagian utara kota Bandung.

Selain memberi suguhan suasana alam yang sejuk, kita dihangatkan dengan sajian yang benar – benar menggugah selera. Salah satu menu yang membuat saya ketagihan adalah Jengkol Goreng.

AWSOME….!!!!

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.